Apa kata Matematika soal hidupmu?

Judulnya lebay ya? Enggak ah! mungkin itu cuman perasaanmu aja, menurutku ini sangat lebay malah. Hahaha, tapi ini serius, setelah aku teliti, telaah dan timbang dengan timbangan milik tetangga, ternyata teori dasar matematika punya pengaruh penting dalam hidup manusia yang otomatis itu hidup kamu yang lagi baca tulisan perdana blog gak penting ini, ya kecuali kamu alien yang lagi menyamar ke bumi dan bukan manusia.

Gak perlu jadi ilmuwan matematika kelas tinggi untuk mengerti teori dasar ini karena teori ini justru pernah diajarkan guru2 di SMP kelas 1, eh sekarang nyebutnya kelas 7 ya? Tenang gaes, Aku juga bukan profesor matematika koq, hanya seorang anak manusia yang punya banyak waktu nganggur dan kebetulan pernah ikut lomba cerdas cermat matematika saat smp dulu *bayangin sejenak masa-masa SMP*, arrggghhh..... koq malah ngelantur sampe kemana-mana, ya udah ini teori dasar matematika yang aku tahu tentang hidupmu

1. (positif) + (positif) = (positif)
Kalo kamu sudah memiliki unsur (positif) dalam dirimu, dan kamu selalu mengelilingi dirimu dengan hal2 (positif) hasilnya sudah pasti jadi (positif) ‘kan? Gak percaya? Coba aja sendiri!

2. (positif) + (negatif) = (negatif ) + (ppsitif) = tergantung, bisa (positif), bisa juga malah jadi (negatif)
Loh loh loh kok bisa? Wong bisa gitu loh, itu namanya teori ekuivalen atau apalah itu namanya (yang tau kasih tau dikomentar ya!) intinya adalah kalo nilai (positif) lebih besar dari nilai (negatif) maka hasilnya adalah (positif) dan itu artinya kamu AMAN, begitu juga sebaliknya, kalo nilai (negatif) ternyata lebih besar, maka hidup kamu ada dalam zona bahaya (negatif) karena pengaruh negatif itu akan terus menggerogoti kayak codot nilai2 positif dalam dirimu, jadi hati2 aja ya!

Bingung? Oke ini aku kasih contoh

5 + (-3) = 5 – 3 = 2, kalo nilai positif dalam dirimu lebih besar dari nilai negatif, meskipun unsur2 negatif itu terus mamakanmu, kamu masih punya cadangan nilai (positif) yang ada dalam dirimu yang tetap menjagamu agar gak jatuh ke dalam jurang ke-negatif-an tersebut.
Contoh lainnya adalah 3 + (-5) = 3 – 5 = -2. Sesuai dengan penjelasan diatas, hal sebaliknya juga berlaku kalo ternyata nilai negatif baik dari dirimu atau disekitarmu ternyata lebih besar, maka bersiap-siaplah untuk terjun bebas ke zona ke-negatif-an itu.

3. (negatif) + (negatif) = (negatif) - (negatif) = (negatif)
Ya ya ya, sepertinya kamu mulai paham, jadi singkat saja ya, intinya kalo nilai nilai dalam dirimu udah negatif ditambah pengaruh lingkungan yang negatif, maka otomatis bakalan jadi dobel negatif tapi gak pake kuadrat, lanjut ke berikutnya ya!

4. (positif) x (positif) = (positif)
Yang ini udah jelas kan? Jadi gak usah dijelasin lagi ya?

5. (positif) x (negatif) = (negatif) x (positif) = (negatif)
Sebenatnya aku bingung ngejelasinnya tentang bagian ini, bukannya apa2, aku cuman bingung bagaimana ngejelasinnya dalam praktek kehidupan nyata. Cuman dalam contoh matematikanya tuh kayak gini
3 x (-2) = (-2) x 3 = (-6)
Kalo ada yang bisa bantu ngejelasinnya dalam praktek kehidupan nyata, mohon bantuannya ya? Tapi gak usah teriak prok prok prok :D

6. (negati) x (negatif) = (positif)
Nah kalo ini juga bingung tentang ngejelasin di praktek dunia nyata, yang jelas gambaran kasarnya adalah kalo kamu ngelakuin hal2 negatif dengan pacarmu (yang artinya bukan pasangan sah dalam ikatan perkawinan), yang pasti akan jadi bernilai (positif), artikan sendiri ya!

Oke gaes udah pada ngerti tentang Apa kata Matematika soal hidupmu? Seperti yang udah aku jelasin di awal, ini bukanlah tulisan seorang ahli matematika, jadi wajar aja kalo membingungkan, kalo bingung berlanjut silahkan hubungi dokter terdekat.

Teori ini gak valid karena tidak bisa memberikan contoh yang valid? Bodo amat, lagian tulisan ini emang tulisan gak penting, jadi gak usah diambil pusing soal kevalidannya, tapi ada satu hal yang pengen aku tekankan disini. “Manusia adalah produk dari pikiran dan lingkunagannya” (catet gaes itu kuot gak penting dari Masimam)

Oke sekian dulu ya tulisan perdana blog ini, karena aku emang udah capek dan 2 jam lagi mau buka untuk wilayah rumahku, marilah kita akhiri tulisan ini dengan bacaan, Syukur dan Terima Kasih udah baca, baidewei baca juga ya tulisan2 gak penting Masimam lainnya di blog ini, kamu juga boleh kok follow twitterku di @Masimam89 secara gratis, tinggal pencet tombol follow doang koq :P (cara promosi yang gak tau malu, biarin )

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Apa kata Matematika soal hidupmu?"

Posting Komentar